OtoTekno – Dunia laptop gaming di Indonesia baru saja mengalami geger kecil menyusul dengan diluncurkannya secara resmi deretan laptop ASUS gaming terbaru dari lini Republic of Gamers (ROG) di pasar nasional belum lama ini.
Yang paling menyita perhatian adalah dua model terkuat ASUS, yakni ROG Strix Scar 16 dan 18, yang akhirnya mendarat setelah diperkenalkan lebih dulu dalam ajang Computex 2025 di Taiwan.
Perangkat terbaru ASUS ini bukan sekadar laptop, tapi lebih menyerupai sebuah mesin perang digital yang disiapkan untuk menghadapi medan tempur game AAA, rendering berat, hingga multitasking ekstrem.
Mengusung Intel Core Ultra 9 275HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090, ROG Strix Scar membawa 24 core, 32 thread, dan performa grafis kelas atas dalam satu tubuh gagah berdimensi 16 hingga 18 inci.
“ROG Strix ini adalah top of the line. Kami buka semua performa maksimal dari mesin ini untuk pengguna hardcore,” kata Darien Theodric, Gaming Product Manager ASUS Indonesia, saat peluncuran.
Tak tanggung-tanggung, ASUS menyematkan RAM hingga 64GB dan penyimpanan SSD 4TB dan sistem pendingin laptop ini pun tak kalah futuristik.
Kombinasi vapor chamber, Tri-Fan, heatsink sandwich, dan liquid metal Conductonaut Extreme diterapkan demi menjaga suhu tetap rendah—bahkan saat CPU dan GPU bekerja di titik tertinggi.
Teknologi ROG Intelligent Cooling yang mereka tanamkan juga diklaim mampu menjaga aliran udara tetap lancar, termasuk di bawah area keyboard, menghindari jari-jari pemain dari panas berlebih selama pertandingan.
Di sisi visual, ROG Strix Scar 16/18 tampil memukau dengan layar HDR Nebula Mini LED 2.5K berukuran besar, refresh rate tinggi 240Hz, dan kecerahan 1200 nits.
Warna DCI-P3 100% dan dukungan TUV Rheinland Certification menjadikan layar ini tidak hanya indah, tapi juga aman bagi mata saat digunakan berjam-jam.
Tak hanya performa, ASUS juga menawarkan gaya. Panel atas laptop ini dilengkapi AniMe Vision array yang bersinar melalui 9.152 lubang presisi serta full-surround RGB light bar, memungkinkan pengguna menciptakan gaya personal yang memikat.
“Ini bukan cuma laptop, ini adalah pernyataan identitas bagi gamer,” tambah Darien.
Laptop ini juga membawa baterai 90W yang dapat diisi lewat USB-C, cukup untuk kegiatan seperti streaming, menonton, hingga menjelajah web tanpa harus selalu terhubung ke charger.
Dengan segala kelengkapan tersebut, ASUS ROG Strix Scar 16/18 bukan laptop murah. Harga resminya mulai dari Rp75.999.000 yang setara dengan satu unit mobil LCGC.
Namun bagi gamer profesional, content creator, atau pegiat esports, harga itu tampaknya tak jadi halangan untuk membawa pulang mesin impian.
Strix Scar adalah bukti bahwa laptop tak lagi sekadar alat kerja atau hiburan, tapi telah berevolusi menjadi senjata bagi siapa pun yang hidup dan bernafas dalam dunia digital kompetitif.









